Berita Empire

Update Berita Terbaru Setiap Harinya

KESEHATAN

Unsur Resiko Kanker Pada Remaja Dan Dewasa Muda

Unsur Resiko Kanker – Kanker kerap kali dianggap sebagai penyakit yang menyerang orang tua atau lanjut usia. Namun, kenyataannya anak muda dan orang dewasa muda (adolescent and young adult) juga dapat mengalami penyakit ini. Lalu, apa saja faktor risiko yang membuat kelompok usia produktif tersebut bisa terkena kanker?

“Itu pertanyaan yang sangat menarik dan bernilai besar jika kita dapat menjawabnya. Jawaban itu sangat penting untuk pencegahan serta deteksi dini kanker pada kelompok usia muda,” ujar dokter Poon Yi Ling Eileen dari Divisi Onkologi Medik National Cancer Centre Singapura (NCCS) kepada Beritaempire.com

Faktor Risiko Kanker pada Anak Muda dan Dewasa Muda

Meski demikian, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan anak muda dan orang dewasa muda terkena kanker. Pertama adalah riwayat keluarga.

“Mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami penyakit yang sama,” kata Poon kepada Liputan6.com dan sejumlah jurnalis dari beberapa negara Asia di NCCS pada Selasa, 10 Maret 2026.

Namun, pada banyak pasien lain yang tidak memiliki riwayat kanker dalam keluarga, penyakit ini bisa dipicu oleh faktor lain. Salah satunya adalah pola makan yang mengandung zat karsinogen atau zat pemicu kanker.

Baca Juga Informasi Seputaran Kesehatan Pada Artikel : Jauhi Menu Buka Puasa Yang Tinggi Akan Garam Dan Gula

Kebiasaan Hidup yang Meningkatkan Risiko Kanker

Faktor berikutnya adalah kebiasaan merokok maupun menjadi perokok pasif. Rokok diketahui mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 zat bersifat karsinogenik atau pemicu kanker. Salah satu zat berbahaya yang dapat memicu kanker adalah tar.

Selain itu, berat badan berlebih juga dapat meningkatkan risiko kanker. Beberapa jenis kanker diketahui berkaitan dengan kondisi kelebihan berat badan atau obesitas.

Terakhir, Poon juga menyebut adanya faktor yang tidak dapat dikendalikan. “Ada kemungkinan seseorang terkena kanker karena faktor yang tidak bisa diprediksi atau nasib semata,” ujarnya.

Baca Juga : Berita Seputar Kesehatan Disini

Kasus Kanker pada Anak Muda di Singapura

Poon menjelaskan bahwa kasus kanker pada kelompok usia anak muda dan dewasa muda berkisar antara 5 hingga 7 persen. Berdasarkan data dari National Cancer Centre Singapura, setiap tahun terdapat sekitar 400 hingga 500 anak muda yang didiagnosis kanker.

Dalam rentang tahun 2018 hingga 2021, tercatat sedikitnya 6.000 pasien kanker usia anak muda dan dewasa muda menjalani pengobatan di rumah sakit pemerintah di Singapura.

“Itu baru di sini, belum termasuk rumah sakit pemerintah lain dan rumah sakit swasta yang ada di Singapura,” ujar dokter yang memiliki fokus pada Adolescent and Young Adult Oncology (AYAO) tersebut.

Meski jumlah kasusnya relatif kecil, kanker pada kelompok usia ini tetap menjadi perhatian. Pasalnya, mereka berada dalam rentang usia 15 hingga 39 tahun yang termasuk kelompok produktif.

“Ketika kita berbicara tentang lima persen populasi pada kelompok usia ini, berarti kita berbicara tentang lima persen dari masyarakat yang seharusnya aktif berkontribusi,” kata Poon.

Pada usia tersebut, banyak orang masih menempuh pendidikan, mengejar cita-cita, bekerja, hingga membangun keluarga. Selain itu, pengobatan kanker seperti kemoterapi juga dapat memengaruhi kesuburan.

Jenis kanker yang sering menyerang kelompok usia ini antara lain kanker payudara, leukemia, limfoma, sarkoma jaringan lunak, melanoma, serta tumor pada sistem saraf pusat.

Sumber Terpercaya :

Baca Juga Artikel Lainnya :

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *