Pertamina Pastikan Produksi Migas Aman Selama Ramadan. Dalam aktivitas tersebut, jajaran manajemen Pertamina meninjau sarana PT Industri Gas Negeri Tbk( PGN) di Medan dan lapangan minyak serta gas kepunyaan PT Pertamina Hulu Rokan( PHR) di Pekanbaru.
Wakil Komisaris Utama PT Pertamina( Persero) Todotua Pasaribu berkata keberadaan Pertamina mempunyai kedudukan berarti untuk keberlangsungan serta perkembangan ekonomi nasional.
” Keberadaan Pertamina pula mempunyai makna berarti untuk keberlangsungan serta perkembangan ekonomi. Oleh sebab itu, dibutuhkan sesuatu konsolidasi yang besar guna menunjang perihal ini,” jelas Todotua Pasaribu dilansir dari penjelasan tertulis, Senin( 9/ 3/ 2026).
Dalam kunjungan tersebut, Todotua Pasaribu muncul bersama beberapa pejabat Pertamina, antara lain Komisaris Pertamina Nanik S. Deyang, Komisaris Independen Pertamina Raden Adjeng Sondaryani, Direktur Transformasi serta Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, dan Direktur Keuangan Pertamina Mega Satria.
Ikut muncul pula jajaran Dewan Komisaris serta Direksi dari PT Pertamina Hulu Tenaga( PHE) dan PT Pertamina Hulu Rokan.
Penciptaan Migas di Zona Rokan Senantiasa Terjaga
VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menarangkan kunjungan manajemen ke daerah operasional ialah bagian dari komitmen industri dalam membenarkan kesiapan operasional, spesialnya mengalami lonjakan kebutuhan tenaga sepanjang Ramadan serta Idulfitri.
Bagi Baron, Pertamina selaku industri migas terintegrasi dari hulu sampai hilir mempunyai keahlian melindungi keberlanjutan pasokan tenaga nasional.
Dia meningkatkan, beberapa lapangan migas tercantum PHR Zona Rokan senantiasa beroperasi tanpa libur sepanjang Ramadan serta Idulfitri sehingga penciptaan minyak mentah bisa terus terpelihara.
PHR Zona Rokan ialah salah satu kontributor terbanyak penciptaan minyak nasional dengan kontribusi dekat 27 persen dari total penciptaan minyak mentah Indonesia.
Dikala ini daerah tersebut mempunyai 88 lapangan aktif, didukung oleh 30 rig pemboran dan 54 rig Work Over and Well Service, dengan dekat 500 sumur pengembangan eksplorasi.
Fokus Jaga Baseline Produksi
” Zona Rokan fokus melindungi baseline penciptaan lewat program revitalisasi peninggalan eksisting serta optimasi sumur, pula pemanfaatan teknologi,” jelas Baron.
Buat itu, Pertamina sudah melaksanakan bermacam langkah antisipatif lewat early preparation, penguatan koordinasi lintas guna, dan penguatan sistem monitoring serta mitigasi resiko di segala rantai operasional industri.
” Dengan langkah- langkah tersebut, ketersediaan BBM, LPG, serta gas sepanjang Ramadan serta Idulfitri senantiasa nyaman serta memadai,” jelas Simon.
Tidak hanya membenarkan pasokan tenaga senantiasa terpelihara, Pertamina pula mempersiapkan bermacam layanan bonus buat menunjang kenyamanan warga sepanjang Ramadan serta ekspedisi mudik Idulfitri.
Segala operasional Satgas hendak dipantau secara terintegrasi lewat Command Center serta Digital Monitoring System yang membolehkan pemantauan distribusi tenaga secara real- time.

Sistem dengan Informasi Analitik
Sistem ini pula menggunakan informasi analitik serta predictive monitoring buat mengestimasi kemampuan kendala distribusi tenaga dan membenarkan mekanisme pengambilan keputusan yang kilat lewat forum koordinasi serta crisis center yang sudah disiapkan.
Pertamina berharap lewat kesiapan Satuan Tugas Ramadan serta Idulfitri ini, warga bisa melaksanakan ibadah Ramadan dan ekspedisi mudik dengan nyaman, aman, serta penuh ketenangan.
” Pertamina hendak terus muncul melindungi ketahanan tenaga nasional, membenarkan BBM, LPG, serta gas ada dan distribusi berjalan mudah sehingga warga Indonesia bisa melaksanakan ibadah Ramadan serta menyongsong Idulfitri dengan penuh kedamaian,” tambah Simon.
Simon meningkatkan, Ramadan serta Idulfitri pula jadi momentum buat menguatkan semangat pelayanan kepada warga.
Momentum Kebersamaan
” Ramadan Idulfitri merupakan momentum meningkatkan kebersamaan serta rasa silih yakin. Semangat inilah yang wajib kita hadirkan dalam pelayanan kita kepada warga,” pungkas Simon.
Pertamina selaku industri pemimpin di bidang transisi tenaga, berkomitmen dalam menunjang sasaran Net Zero Emission 2060 serta terus mendesak program- program yang berakibat langsung pada capaian Sustainable Development Goals( SDGs).
Segala upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha serta area, dengan mempraktikkan prinsip- prinsip Environmental, Social& Governance( ESG) di segala lini bisnis serta pembedahan Pertamina. g Ramadan serta Idulfitri sehingga penciptaan minyak mentah bisa terus terpelihara.
PHR Zona Rokan ialah salah satu kontributor terbanyak penciptaan minyak nasional dengan kontribusi dekat 27 persen dari total penciptaan minyak mentah Indonesia.
Dikala ini daerah tersebut mempunyai 88 lapangan aktif, didukung oleh 30 rig pemboran dan 54 rig Work Over and Well Service, dengan dekat 500 sumur pengembangan eksplorasi.
Fokus Jaga Baseline Produksi
” Zona Rokan fokus melindungi baseline penciptaan lewat program revitalisasi peninggalan eksisting serta optimasi sumur, pula pemanfaatan teknologi,” jelas Baron.
Buat itu, Pertamina sudah melaksanakan bermacam langkah antisipatif lewat early preparation, penguatan koordinasi lintas guna, dan penguatan sistem monitoring serta mitigasi resiko di segala rantai operasional industri.
” Dengan langkah- langkah tersebut, ketersediaan BBM, LPG, serta gas sepanjang Ramadan serta Idulfitri senantiasa nyaman serta memadai,” jelas Simon.
Tidak hanya membenarkan pasokan tenaga senantiasa terpelihara, Pertamina pula mempersiapkan bermacam layanan bonus buat menunjang kenyamanan warga sepanjang Ramadan serta ekspedisi mudik Idulfitri.
Segala operasional Satgas hendak dipantau secara terintegrasi lewat Command Center serta Digital Monitoring System yang membolehkan pemantauan distribusi tenaga secara real- time.
Sistem dengan Informasi Analitik
Sistem ini pula menggunakan informasi analitik serta predictive monitoring buat mengestimasi kemampuan kendala distribusi tenaga dan membenarkan mekanisme pengambilan keputusan yang kilat lewat forum koordinasi serta crisis center yang sudah disiapkan.
Pertamina berharap lewat kesiapan Satuan Tugas Ramadan serta Idulfitri ini, warga bisa melaksanakan ibadah Ramadan dan ekspedisi mudik dengan nyaman, aman, serta penuh ketenangan.
” Pertamina hendak terus muncul melindungi ketahanan tenaga nasional, membenarkan BBM, LPG, serta gas ada dan distribusi berjalan mudah sehingga warga Indonesia bisa melaksanakan ibadah Ramadan serta menyongsong Idulfitri dengan penuh kedamaian,” tambah Simon.
Simon meningkatkan, Ramadan serta Idulfitri pula jadi momentum buat menguatkan semangat pelayanan kepada warga.
Baca juga: Real Madrid Ikut Meramaikan Perburuan Bintang Newcastle
Momentum Kebersamaan
” Ramadan Idulfitri merupakan momentum meningkatkan kebersamaan serta rasa silih yakin. Semangat inilah yang wajib kita hadirkan dalam pelayanan kita kepada warga,” pungkas Simon.
Pertamina selaku industri pemimpin di bidang transisi tenaga, berkomitmen dalam menunjang sasaran Net Zero Emission 2060 serta terus mendesak program- program yang berakibat langsung pada capaian Sustainable Development Goals( SDGs).
Segala upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha serta area, dengan mempraktikkan prinsip- prinsip Environmental, Social& Governance( ESG) di segala lini bisnis serta pembedahan Pertamina.




