Berita Empire

Update Berita Terbaru Setiap Harinya

Rupiah Stagnan Tidak Bisa Bertahan Atas US Dollar
BERITA TERKINI

Rupiah Stagnan Tidak Bisa Bertahan Atas US Dollar

Beritaempire.com, Jakarta – Rupiah Stagnan Tidak Bisa Bertahan Atas US Dollar. Nilai ubah rupiah kandas mempertahankan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat( AS) pada Selasa,( 17/ 3/ 2026) sehabis pertemuan bank sentral. Rupiah ditutup stagnan terhadap dolar AS jadi 16. 997 per dolar AS dari penutupan lebih dahulu 16. 997 per dolar AS.

Ada pula Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate( JISDOR) Bank Indonesia pula bergerak menguat ke tingkat 16. 982 per dolar AS dari lebih dahulu 16. 990 per dolar AS.

Analis mata duit dari Doo Financial Futures Lukman Leong berkata, kurs rupiah kandas mempertahankan penguatan sehabis statment Gubernur Bank Indonesia( BI) masih dovish.

“ Rupiah kandas mempertahankan penguatan terhadap dolar AS sehabis Gubernur BI dalam RDG( Rapat Dewan Gubernur) BI masih terkesan dovish dengan berkata kalau ruang pelonggaran kebijakan senantiasa terbuka,” ucap ia semacam dilansir dari Antara.

Rapat Dewan Gubernur( RDG) Bank Indonesia( BI) Maret 2026 yang berlangsung 2 hari sampai Selasa ini, memutuskan buat mempertahankan suku bunga acuan ataupun BI- Rate senantiasa terletak pada tingkat 4, 75 persen.

Suku Bunga

Suku bunga deposit facility diputuskan buat senantiasa pada tingkat 3, 75 persen. Begitu pula suku bunga lending facility yang diputuskan buat senantiasa pada tingkat 5, 50 persen.

Keputusan ini buat menguatkan stabilitas nilai ubah rupiah dari akibat memburuknya keadaan global akibat perang di Timur Tengah, dan melindungi pencapaian sasaran inflasi 2026- 2027 dalam sasaran 2, 5 plus minus 1 persen.

Dalam RDG, Gubernur BI Perry Warjiyo tidak lagi menyinggung kesempatan buat penyusutan suku bunga acuan( BI- Rate) bersamaan meningkatnya resiko global serta tekanan nilai ubah rupiah.

Lebih dahulu, nilai ubah rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Selasa pagi, bergerak menguat 29 poin ataupun 0, 17 persen jadi 16. 968 per dolar AS dari penutupan lebih dahulu yang tercatat 16. 997 per dolar AS. Perihal ini diakibatkan harga minyak mentah yang menyusut di tengah harapan Selat Hormuz kembali dapat dilewati

“( Terdapat) harapan Selat Hormuz hendak kembali dapat lekas dilewati menyusul statment Trump ( Presiden AS Donald Trump) yang hendak mengumumkan dalam waktu dekat,” ucap ia.

Rupiah Stagnan Tidak Bisa Bertahan Atas US Dollar
beritaempire

Pembukaan Rupiah Hari Ini 17 Maret 2026

Lebih dahulu, nilai ubah rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini Selasa pagi, bergerak menguat 29 poin ataupun 0, 17 persen jadi 16. 968 per dolar AS dari penutupan lebih dahulu yang tercatat 16. 997 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity& Derivatives Exchange( ICDX) Muhammad Amru Syifa berkata rupiah bergerak dinamis bersamaan perilaku pelakon pasar wait and see menjelang keputusan kebijakan moneter global.

” Nilai ubah rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan hendak bergerak dinamis dengan kecenderungan normal sampai menguat terbatas, bersamaan sikap wait and see pelaku pasar menjelang keputusan kebijakan moneter global,” ucapnya dilansir dari Antara, Selasa( 17/ 3/ 2026).

Pergerakan rupiah diproyeksikan terletak di kisaran Rp16. 900- Rp17. 020 per dolar AS, dengan aspek eksternal yang jadi penggerak utama.

Penguatan pada dini tahap menampilkan terdapatnya arus masuk jangka pendek, kendati kemampuan apresiasi lanjutan masih relatif terbatas.

Fokus pelakon pasar diucap tertuju pada arah kebijakan suku bunga dari Federal Reserve( The Fed).” Apabila The Fed kembali menegaskan kebijakan suku bunga besar dalam jangka waktu lebih lama, hingga dolar AS berpeluang melanjutkan penguatannya serta berikan tekanan pada mata uang emerging market, tercantum rupiah,” ucap ia.

Di sisi lain, lanjutnya, peningkatan imbal hasil obligasi global ikut tingkatkan energi tarik peninggalan dolar serta berpotensi mendesak arus keluar modal.

Baca juga: Sanksi Seumur Hidup Benny Tjokro: Langkah Tegas OJK

Tensi Geopolitik di Timur Tengah

Memandang dari perspektif global, meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah senantiasa dinilai jadi sentimen utama. Paling utama sebab mendesak peningkatan harga tenaga.

Sedangkan itu, dari dalam negara, fundamental ekonomi Indonesia masih lumayan solid, ditopang inflasi yang terkontrol dan stabilitas sistem keuangan yang terpelihara. Upaya stabilisasi yang dicoba Bank Indonesia pula berfungsi berarti dalam menahan volatilitas rupiah.

” Dalam Rapat Dewan Gubernur( RDG) hari ini, Bank Indonesia diperkirakan hendak kembali menahan suku bunga acuan BI- Rate di tingkat 4, 75 persen. Kebijakan ini mencerminkan komitmen bank sentral buat melindungi stabilitas nilai ubah sekalian membenarkan inflasi senantiasa terletak dalam sasaran 2, 5 persen pada periode 2026- 2027, di tengah ketidakpastian global yang masih besar,” ucap Amru.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *