Berita Empire

Update Berita Terbaru Setiap Harinya

Bukber Batal Presiden Prabowo Ini Tanggapan AHY
BERITA TERKINI

Bukber Batal Presiden Prabowo Ini Tanggapan AHY

Beritaempire.com, Jakarta – Bukber Batal Presiden Prabowo Ini Tanggapan AHY. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa Ramadan sejatinya merupakan bulan yang menghadirkan keterangan, tapi justru menghadirkan kecemasan. Pernyataan ini muncul sebagai respon atas konflik yang terjadi di Timur Tengah belakangan ini, antara Israel-Amerika Serikat dan Iran, yang sebelumnya sempat dibahas Presiden Prabowo Subianto.

“Pada tahun ini, Ramadan juga datang dalam suasana dunia yang tidak baik-baik saja. Di berbagai belahan dunia, khususnya di Timur Tengah, kita menyaksikan konflik dan peperangan yang menimbulkan korban jiwa, penderitaan, dan kehancuran,” jelas AHY di Hotel Fairmont, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, Ramadan adalah momen untuk saling memaafkan, namun berubah menjadi saling menghancurkan. Oleh karena itu, AHY berharap situasi di Timur Tengah tidak kembali memburuk.

“Kita semua tidak ingin Timur Tengah kemudian menjadi flashpoint yang bisa mengarah ke perang yang lebih dahsyat, apalagi menuju Perang Dunia Ketiga. Kita harus sekuat tenaga untuk bisa mencegah terjadinya itu,” sambung dia.

Lebih lanjut, AHY mengapresiasi Prabowo yang sudah berdiskusi mengenai skenario terburuk, khususnya yang berdampak langsung kepada Indonesia. Ia menegaskan, Indonesia harus bisa mengantisipasi dan memitigasi segala risiko, khususnya bidang ekonomi, ketahanan energi, dan pangan.

AHY juga terus mendukung upaya pemerintah untuk mencari solusi, demi mewujudkan perdamaian dan ketertiban dunia.

“Dan untuk terus mendorong terjadi dialog, terjadi de-eskalasi, dan juga penyelesaian secara damai di Timur Tengah,” kata AHY.

Walaupun tidak mudah, kata AHY, tapi jika ada keinginan pasti ada jalan.

“But when there is a will, there is a way. Saya rasa juga bukan sesuatu yang tidak mungkin,” sambungnya.

Prabowo Batal Hadir

Presiden Prabowo Subianto absen dalam acara Buka Bersama Partai Demokrat yang diadakan di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, awalnya Kepala Negara berniat untuk menghadiri acara tersebut.

Namun, karena padatnya agenda sehingga membutuhkan waktu untuk beristirahat.

“Kami sangat memahami, tadi malam luar biasa beliau berapi-api sampai jam setengah 12 malam. Ketika itu beliau sudah menyampaikan akan hadir di acara buka puasa Partai Demokrat ini,” kata AHY dalam sambutannya.

“Tapi kami sangat memahami, beliau juga belum lama baru kembali dari perjalanan panjang menjalankan tugas-tugas di luar negeri, tentu membutuhkan waktu untuk beristirahat,” sambung dia.

Bukber Batal Presiden Prabowo Ini Tanggapan AHY
beritaempire

AHY dan para kader Partai Demokrat juga turut mendoakan Prabowo agar cepat kembali dalam kondisi prima dan pulih.

“Kami mendoakan semoga beliau segera pulih, sehat, dan terus bisa memimpin kita semua dengan energi yang penuh,” kata dia.

Acara buka puasa tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh politik nasional, seperti Ketua DPR RI Puan Maharani. Menteri Luar Negeri sekaligus Sekretaris Partai Gerindra Sugiono, serta beberapa duta besar negara sahabat.

AHY juga mengucapkan terima kasih atas inisiatif pertemuan yang digelar pemerintah untuk membahas berbagai kemungkinan skenario terburuk akibat dinamika global tersebut.

“Kita harus mempersiapkan diri untuk mengantisipasi dan memitigasi apa pun yang bisa datang, khususnya di sektor ekonomi, energi, dan pangan,” jelasnya.

AHY Berpendapat

Menurut AHY, tidak ada konflik yang tidak bisa diselesaikan selama para pemimpin dunia mengedepankan dialog dan kepentingan kemanusiaan.

Lebih jauh, AHY menegaskan bahwa tantangan global tidak hanya soal geopolitik. Dunia juga menghadapi persoalan besar yang tidak bisa ditunda penyelesaiannya. Mulai dari pemanasan global dan krisis iklim, pertumbuhan populasi manusia. Semakin terbatasnya sumber daya alam, arus urbanisasi yang begitu cepat, disrupsi teknologi, hingga disparitas ketimpangan ekonomi dan wilayah.

“Tantangan-tantangan itu seharusnya menyatukan, bukan memecah belah,” ujarnya.

Karena itu, AHY menekankan pentingnya implementasi visi besar pembangunan nasional yang tertuang di Asta Cita yang telah digagas Presiden Prabowo Subianto.

Menutup pernyataannya, AHY menegaskan bahwa Partai Demokrat akan mendukung penuh dan mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut, kata dia, diwujudkan melalui kerja nyata, soliditas, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan nasional maupun global demi kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *