Berita Empire

Update Berita Terbaru Setiap Harinya

Warga Mengungsi Akibat Banjir di Tangerang
BERITA TERKINI

Warga Mengungsi Akibat Banjir di Tangerang

Beritaempire.com, Jakarta – Warga Mengungsi Akibat Banjir di Tangerang. Banjir yang merendam beberapa daerah di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten menimbulkan 50 ribu masyarakat terdampak. Tubuh Penanggulangan Bencana Wilayah( BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat, para korban berasal dari 6 kecamatan, ialah Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Pasar Kemis, Mauk serta Sepatan.

” Buat pembaharuan terakhir dari sebagian titik banjir ini kurang lebih terdapat kurang lebih 10. 000 kepala keluarga( KK), meliputi kurang lebih 45- 50 ribu jiwa,” kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik. Dilansir dari Antara, Selasa( 13/ 1/ 2026).

Tidak hanya itu, informasi sedangkan dekat 1. 000 jiwa terpaksa dievakuasi ke tempat lebih nyaman dari posisi bencana.

” Kisaran sedangkan yang bisa kami pembaharuan kurang lebih dekat 1. 000 orang dari Kosambi sudah mengungsi. Tetapi, kami masih melaksanakan pendataan,” katanya.

Ia mengatakan keadaan air banjir yang terjalin di 18 posisi bermacam- macam, mulai ketinggian 20 sampai 80 sentimeter, di mana posisi terparah Kecamatan Kosambi.

” Evakuasi kurang lebih tidak sangat banyak, spesialnya yang terdapat di Kosambi saja. Kisaran sedangkan yang bisa kami pembaharuan kurang lebih dekat 1. 000 orang,” ucapnya.

Ratusan Hektare Lahan Sawah Terendam Banjir

Sedangkan itu, sedikitnya 108 hektare lahan pertanian sawah di Kadu Agung, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, terendam banjir akibat luapan aliran Sungai Cimanceuri.

Camat Tigaraksa Cucu Abdul Rosid berkata, bersumber pada hasil pendataan 62 hektare sawah di blok 2 serta 46 hektare sawah di bok 3 terancam kandas panen akibat terendam banjir.

” Buat sawah sepanjang ini kita hitung totalnya satu kesatuan terdapat 108 hektare,” ucapnya.

Cucu bilang, tidak hanya zona sawah yang terdampak bencana alam tersebut, ada pula 30 hunian masyarakat turut terendam luapan aliran Sungai Cimanceuri.

Dampaknya, sebagian kepala keluarga( KK) bersiaga buat mengestimasi terbentuknya ekspansi kenaikan debit air ke permukiman masyarakat.

” Terdapat 30 kepala keluarga yang terdampak sebab memanglah ini permukiman terletak di aliran Sungai Cimanceuri,” ucapnya.

Sedangkan buat ketinggian air yang merendam permukiman menggapai 20 sampai 40 sentimeter. Cuma saja, di zona lahan pertanian ketinggian debit air menggapai satu m lebih.

“Jika ini fenomenanya tidak dari hujan saja. Jika tidak hujan saja memanglah terjalin banjir bila dari daerah hulu di daerah Bogor situ hujan deras, hingga di mari terdampak,” ucapnya.

Warga Mengungsi Akibat Banjir di Tangerang
beritaempire

Ketinggian Banjir di 18 Titik

Dia berkata ketinggian air banjir yang terjalin di 18 titik di 6 daerah kecamatan itu bermacam- macam mulai ketinggian 20 hingga 80 cm. Bagi Taufik, posisi terparah yang terdampak bencana ini terletak Kecamatan Kosambi.

” Untuk update terakhir dari sebagian titik banjir ini terdapat dekat 10. 000 kepala keluarga( KK) meliputi 45- 50 ribu jiwa,” katanya.

Selaku penindakan lanjutan, BPBD Kabupaten Tangerang saat ini sudah melaksanakan koordinasi dengan lembaga terpaut buat membenarkan proses penindakan serta pengiriman dorongan terhadap korban dapat berjalan.

Tidak hanya itu, grupnya pula mengimbau warga buat senantiasa waspada terhadap kemampuan cuaca ekstrem serta terbentuknya susulan banjir atas luapan aliran sungai. Warga pula dimohon supaya memberi tahu tiap pertumbuhan di lapangan guna menunjang upaya penindakan yang lebih kilat serta pas.

“Kami dari pemerintah, dalam perihal ini BPBD, senantiasa siaga. Kami terdapat 14 pos Damkar, tercantum di dalamnya merupakan menolong bencana. Jadi, kami senantiasa siap buat menolong warga,” kata ia.

Baca juga: Kampus Negeri Menolak TKA dalam SNBP 2026, Ini Dampaknya bagi Siswa

10000 Kepala Keluarga Terdampak Banjir

“ Dari beberapa titik banjir ini, kurang lebih terdapat 10. 000 kepala keluarga, meliputi kurang lebih 45- 50 ribu jiwa, yang terdampak dari 6 daerah kecamatan,” ucap Ahmad Taufik, Selasa, 13 Januari 2026.

Dari puluhan ribu jiwa terdampak, dekat 1. 000 jiwa terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih nyaman. Ketinggian genangan air di 15 titik posisi banjir bermacam- macam antara 20 sampai 80 sentimeter.

“ Posisi banjir sangat besar terletak di Kecamatan Kosambi. Kurang lebih dekat 1. 000 orang, ini seluruh di Kosambi yang sudah mengungsi. Kami masih melaksanakan pendataan lanjutan,” jelas Taufik.

Taufik melaporkan grupnya sudah berkoordinasi dengan lembaga terpaut buat membenarkan proses penindakan serta pengiriman dorongan berjalan mudah. Dia pula mengimbau warga buat senantiasa waspada terhadap kemampuan cuaca ekstrem serta banjir susulan akibat luapan sungai.

“ Kami senantiasa siaga. Kami terdapat 14 pos Damkar, tercantum di dalamnya merupakan menolong bencana. Jadi kami senantiasa siap buat menolong warga,” kata Taufik.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *