Berita Empire

Update Berita Terbaru Setiap Harinya

Krisis Energi di Thailand Wajibkan ASN WFH
BERITA TERKINI

Krisis Energi di Thailand Wajibkan ASN WFH

Beritaempire.com, Jakarta – Krisis Energi di Thailand Wajibkan ASN WFH. Pemerintah Thailand mulai mempraktikkan bermacam langkah penghematan tenaga di tengah meningkatnya tekanan pasokan tenaga akibat konflik di Timur Tengah.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul memerintahkan aparatur sipil negeri( ASN) buat kurangi mengkonsumsi tenaga, tercantum dengan bekerja dari rumah( work from home/ WFH) dan memakai tangga daripada lift di gedung pemerintahan.

Kebijakan ini diumumkan oleh juru bicara pemerintah Thailand Lalida Periswiwatana pada Selasa( 10/ 3/ 2026).

” The prime minister ordered that starting from today civil servants will work from home,” ucap Lalida kepada wartawan, dikutip dari Channel News Asia, Rabu( 11/ 3/ 2026).

Dia meningkatkan, kebijakan tersebut mulai berlaku lekas untuk pegawai pemerintah. Tetapi, pengecualian diberikan kepada pegawai yang wajib senantiasa bekerja langsung buat melayani warga.

Langkah penghematan tenaga ini dicoba sebab Thailand tengah mengalami tekanan pasokan tenaga. Negeri dengan ekonomi terbanyak kedua di Asia Tenggara itu diucap cuma mempunyai cadangan tenaga yang lumayan buat dekat 95 hari ke depan.

Menteri Tenaga Thailand Auttapol Rerkpiboon berkata pemerintah lagi berupaya mencari bonus pasokan gas alam cair( LNG) dari beberapa negeri, tercantum Amerika Serikat, Australia, serta Afrika Selatan.

Tetapi di dikala yang sama, pemerintah pula berupaya memencet mengkonsumsi tenaga secara nasional.

Krisis Energi di Thailand Wajibkan ASN WFH

Pemerintah Atur AC sampai Kemampuan Pembatasan Energi

Tidak hanya kebijakan WFH, pemerintah Thailand pula mempraktikkan beberapa langkah lain buat kurangi pemakaian tenaga di gedung pemerintahan.

Salah satunya dengan mengendalikan temperatur pendingin ruangan( AC) pada kisaran 26 sampai 27 derajat Celsius. Pegawai pula disarankan menggunakan baju lengan pendek selaku pengganti baju resmi semacam jas serta dasi.

Dekat 68 persen kebutuhan tenaga Thailand berasal dari gas alam. Lebih dari separuh pasokan gas alam cair negeri tersebut dipadati dari penciptaan dalam negeri di Teluk Thailand. Sedangkan dekat 35 persen berasal dari impor.

Dari total impor tersebut, dekat 13 persen berasal dari negeri orang sebelah, Myanmar, bagi Komisi Regulasi Tenaga Thailand.

Pada dini bulan ini, Thailand pula sudah menghentikan ekspor tenaga ke seluruh negeri kecuali Laos serta Myanmar.

Tidak hanya itu, pemerintah memerintahkan kantor- kantor pemerintahan buat kurangi pemakaian listrik dengan mematikan lampu dan perlengkapan elektronik yang tidak digunakan.

Pemerintah pula memohon warga turut berpartisipasi dalam penghematan tenaga, misalnya dengan berbagi kendaraan( carpooling).

” Bila suasana terus menjadi memburuk, pemerintah bisa memikirkan langkah harus. Tercantum meredupkan papan iklan di toko, bioskop, serta tempat usaha, dan menutup stasiun pengisian bahan bakar pada jam 22. 00,” demikian statment pemerintah Thailand.

Baca juga: Unsur Resiko Kanker Pada Remaja Dan Dewasa Muda

Vietnam Hapus Bea Impor Bahan bakar

Sedangkan itu di Vietnam, pemerintah mengambil langkah berbeda dengan menghapus bea masuk buat beberapa produk minyak impor.

Kebijakan yang mulai berlaku pada Senin tersebut dimaksudkan buat menghindari kemampuan kekurangan bahan bakar sekalian memantapkan pasar dalam negeri.

Pemerintah Vietnam pula mendesak industri supaya mengizinkan karyawan bekerja dari rumah bila membolehkan.

Bagi statment pemerintah di web resminya, langkah tersebut diharapkan bisa kurangi mengkonsumsi bahan bakar.

Tidak hanya itu, pemerintah di Hanoi pula mengimbau warga buat kurangi pemakaian kendaraan individu serta bergeser ke transportasi universal, bersepeda, ataupun berbagi kendaraan.

Walaupun bermacam langkah sudah diambil, akibat gejolak tenaga senantiasa terasa di Vietnam.

Harga bensin tanpa timbal di negeri tersebut melonjak lebih dari 20% semenjak perang antara Amerika Serikat serta Israel melawan Iran diawali lebih dari sepekan kemudian.

Lonjakan harga itu merangsang antrean panjang di beberapa stasiun pengisian bahan bakar.

Di bunda kota Hanoi, ribuan pengendara sepeda motor nampak mengantre buat membeli bensin pada Selasa.

Sepanjang ini Vietnam masih sanggup menjauhi kekurangan bahan bakar secara luas.

Tetapi media pemerintah memberi tahu kalau puluhan stasiun pengisian bahan bakar skala kecil mulai menutup operasional sedangkan ataupun kurangi jam layanan sebab pasokan yang terus menjadi menipis.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *