Beritempire.com, Jakarta – Booming IPO Perusahaan AI di China Melesat. Penawaran saham perdana atau initial public offering( IPO) perusahaan kecerdasan buatan( artificial intelligence/ AI) di China tengah hadapi lonjakan besar serta mencetak keuntungan signifikan. Saham MetaX Integrated Circuits melonjak nyaris 700% dikala debut di Bursa Shanghai, sedangkan Moore Threads naik lebih dari 400% pada hari awal perdagangan.
Tingginya atensi investor dalam negeri terhadap saham teknologi membuat kesempatan ini susah diakses oleh investor asing. Investor ritel luar negara secara universal tidak diperbolehkan menjajaki IPO di pasar Cina daratan.
” Perihal ini apalagi tidak bisa jadi dicoba. Kecuali mereka membuka rekening di broker Cina,” kata Direktur Eksekutif Cina Fortune Securities Company Chris Zhang, dilansir dari CNBC International, Selasa( 23/ 12/ 2025).
Syarat yang Tidak Mudah
Pembukaan rekening pialang dalam negeri mensyaratkan kepemilikan rekening bank Cina, yang umumnya memerlukan fakta tinggal ataupun visa jangka panjang.
Tidak hanya itu, investor asing pula wajib telah mempunyai saham A- share saat sebelum bisa menjajaki undian IPO. Hambatan yang lain, sebagian besar bank asing tidak mempunyai kerja sama dengan pialang Cina. Sehingga proses ini susah dicoba investor ritel luar negara.
Panduan formal Pemerintah Kota Shanghai mengatakan cuma kelompok tertentu masyarakat asing yang dapat membuka rekening saham A. Semacam penduduk senantiasa, pekerja di Cina, ataupun karyawan luar negara dengan skema insentif saham.
Untuk investor global, Stock Connect jadi jalan sangat universal buat mengakses saham Cina lewat Hong Kong. Tetapi, skema ini tidak membagikan akses langsung ke IPO ataupun saham yang baru tercatat.
” Stock Connect tidak berperan sebab saham- saham yang baru dicatatkan belum tercantum dalam Stock Connect. Umumnya dibutuhkan waktu sebagian pekan sampai bulan bila saham tersebut penuhi ketentuan,” ucap Kepala Investasi Skybound Capital, Theodore Shou.
Masuknya saham ke Stock Connect tergantung pada ketentuan tertentu, semacam nilai pasar serta likuiditas. Yang memerlukan rekam jejak perdagangan. Sebab itu, akses investor asing ke saham baru kerap tertunda.
Eksposure Investor Retail
Investor ritel asing masih bisa mendapatkan eksposur terbatas lewat dana luar negara yang berinvestasi pada saham A serta umumnya turut dan dalam IPO STAR Market. STAR Market sendiri ialah papan teknologi di Shanghai yang berfokus pada zona strategis semacam semikonduktor serta AI. Dengan ketentuan akses yang lebih ketat untuk investor asing.
“ Tetapi, partisipasi tersebut bertabiat tidak langsung, sangat terbatas, serta sebagian besar tidak berarti,” kata Shou, sebab jatah IPO dalam dana relatif kecil.
Sedangkan itu, investor institusi besar bisa berpartisipasi langsung lewat skema Qualified Foreign Institutional Investor( QFII). Program ini membolehkan institusi global tertentu berinvestasi di saham dalam negeri Cina, tercantum IPO, namun tidak diperuntukan untuk investor orang. Pesertanya mencakup bank investasi besar serta bank sentral.
Skema QFII serta RQFII mengharuskan persetujuan regulator, penunjukan kustodian dalam negara, dan pendaftaran valuta asing. Walaupun tidak menetapkan batasan minimum peninggalan secara eksplisit, pemohon wajib mempunyai keadaan keuangan yang kokoh, tata kelola yang baik, serta rekam jejak kepatuhan yang bersih.

Hambatan Besar untuk Investor Ritel Asing
Bagi Chris Zhang sebagai Direktur Eksekutif di industri layanan keuangan Cina, Cina Fortune Securities Company, investor ritel asing instan terhalang dari IPO Cina daratan( mainland).” Itu apalagi tidak bisa jadi. Kecuali mereka membuka akun dengan broker Cina,” beber Zhang, Senin.
Proses membuka rekening broker onshore China sangat rumit. Investor asing biasanya membutuhkan rekening bank Cina yang tersambung, mensyaratkan fakta domisili ataupun visa yang valid. Tidak hanya itu, mereka wajib telah memegang saham- saham yang terdaftar di Cina daratan saat sebelum penuhi ketentuan buat berpartisipasi dalam undian IPO.
Sebagian besar bank asing tidak mempunyai perjanjian yang dibutuhkan dengan broker Cina buat menunjang pembukaan akun. Membuat proses ini tidak realistis untuk sebagian besar investor ritel luar negara. Panduan formal dari Pemerintah Kota Shanghai melaporkan cuma orang asing tertentu semacam pemegang status penduduk permanen ataupun pekerja di Cina yang bisa membuka akun broker saham A( Saham A- Shares) secara langsung.
Untuk banyak investor global, program yang membolehkan akses timbal balik antara bursa Hong Kong serta Cina daratan Stock Connect jadi metode sangat aman buat memperoleh eksposur ke ekuitas Cina.
Walaupun membolehkan investor luar negara membeli saham A lewat broker Hong Kong tanpa butuh akun onshore. Skema ini tidak berlaku buat IPO ataupun saham yang baru saja terdaftar.
“ Stock Connect tidak berperan sebab saham yang baru terdaftar belum tercantum dalam Stock Connect. Umumnya perlu sebagian pekan sampai berbulan- bulan, bila saham tersebut penuhi ketentuan,” jelas Chief Investment Officer Skybound Capital Theodore Shou.
Baca juga: Perhatikan Asupan Makanan Harian Apabila Kinerja Kerja Menurun
Kriteria Kelayakan
Inklusi saham dalam Stock Connect tergantung pada kriteria kelayakan semacam kegiatan perdagangan serta nilai pasar yang mencukupi. Yang memerlukan periode perdagangan serta informasi historis.
Investor ritel asing bisa mendapatkan eksposur terbatas lewat dana( fund) offshore yang berinvestasi di saham A. Investor yang tertarik pada IPO STAR Market bisa berinvestasi pada dana yang berdomisili di luar Cina yang berpartisipasi dalam IPO tersebut. Ada pula STAR Market ialah papan teknologi bergaya Nasdaq di Shanghai yang berfokus pada zona strategis semacam AI, semikonduktor, serta bioteknologi.
Tetapi, Shou memperingatkan kalau partisipasi semacam itu hendak tidak langsung, sangat terbatas. Serta tidak signifikan, mengingat alokasi IPO bisa jadi sangat kecil dibanding total peninggalan dana.




